Sumber arus listrik
adalah alat yang berfungsi sebagai tempat pengubah suatu energi menjadi energi
listrik. Sumber arus listrik searah contohnya elemen Volta, batu baterai,
akumulator, dan sel surya.
Elemen dibedakan menjadi dua, yaitu elemen primer dan elemen
sekunder.
Elemen primer adalah elemen yang jika
beda potensialnya sama dengan nol (habis) tidak dapat diisi kembali.
Misalnya, elemen kering (batu baterai) dan elemen
Volta.
Elemen sekunder adalah elemen yang dapat
diisi kembali jika beda potensialnya sama dengan nol, misalnya aki.
Elemen kering, yaitu elemen Volta dan aki yang dapat
mengubah energi kimia menjadi energi listrik.
Amperemeter yang digunakan untuk mengukur kuat arus
listrik dipasang seri.
Gaya gerak listrik adalah beda potensial antara
kutub-kutub sumber tegangan sebelum mengalirkan arus listrik.
Tegangan jepit adalah beda potensial antara kutub-kutub
sumber tegangan pada saat mengalirkan arus listrik.
Kerugian tegangan adalah besarnya tegangan yang hilang
akibat adanya hambatan dalam.
Nilai tegangan jepit
selalu lebih kecil daripada gaya
gerak listrik (GGL).
Istilah-istilah Penting
aki : elemen yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi kimia atau sebaliknya.
amperemeter :alat untuk mengukur
kuat arus listrik.
anode : elektrode yang bermuatan positif.
dispolarisator : bahan yang dapat
menghilangkan polarisasi.
elektrode :
kutub sumber tegangan yang memiliki beda
potensial.
elektrokimia : sumber arus listrik
yang dihasilkan oleh reaksi kimia.
elemen kering : elemen yang
menggunakan larutan elektrolitnya
berupa pasta (kering).
hambatan dalam : hambatan yang terdapat
di dalam suatu sumber arus yang bersifat menghambat gerak elektron di antara kutub-kutub.
katode :
elektrode yang bermuatan negatif.
polarisasi
: peristiwa tertutupnya lempeng tembaga pada elektrokimia oleh gelembung-gelembung gas
hidrogen.
voltmeter : alat untuk mengukur
besar beda potensial atau tegangan
listrik.