Breaking News

Kamis, 03 November 2016

Sumber Arus Listrik

Sumber arus listrik adalah alat yang berfungsi sebagai tempat pengubah suatu energi menjadi energi listrik. Sumber arus listrik searah contohnya elemen Volta, batu baterai, akumulator, dan sel surya.

Elemen dibedakan menjadi dua, yaitu elemen primer dan elemen sekunder.
Elemen primer adalah elemen yang jika beda potensialnya sama dengan nol (habis) tidak dapat diisi kembali.
Misalnya, elemen kering (batu baterai) dan elemen Volta.
Elemen sekunder adalah elemen yang dapat diisi kembali jika beda potensialnya sama dengan nol, misalnya aki.

Elemen kering, yaitu elemen Volta dan aki yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik.

Amperemeter yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik dipasang seri.

Gaya gerak listrik adalah beda potensial antara kutub-kutub sumber tegangan sebelum mengalirkan arus listrik.

Tegangan jepit adalah beda potensial antara kutub-kutub sumber tegangan pada saat mengalirkan arus listrik.

Kerugian tegangan adalah besarnya tegangan yang hilang akibat adanya hambatan dalam.

Nilai tegangan jepit selalu lebih kecil daripada gaya gerak listrik (GGL).



Istilah-istilah Penting

aki : elemen yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi kimia atau sebaliknya.
amperemeter :alat untuk mengukur kuat arus listrik.
anode : elektrode yang bermuatan positif.
dispolarisator : bahan yang dapat menghilangkan polarisasi.
elektrode : kutub sumber tegangan yang memiliki beda potensial.
elektrokimia : sumber arus listrik yang dihasilkan oleh reaksi kimia.
elemen kering : elemen yang menggunakan larutan elektrolitnya berupa pasta (kering).
hambatan dalam : hambatan yang terdapat di dalam suatu sumber arus yang bersifat menghambat gerak elektron di antara kutub-kutub.
katode : elektrode yang bermuatan negatif.
polarisasi : peristiwa tertutupnya lempeng tembaga pada elektrokimia oleh gelembung-gelembung gas hidrogen.
voltmeter  : alat untuk mengukur besar beda potensial atau tegangan listrik.


Read more ...

Energi dan Daya Listrik

A. ENERGI LISTRIK
              
    Energi listrik adalah energi yang diperlukan untuk memindahkan satu muatan listrik di dalam elemen rangkaian listrik. Apabila di dalam sebuah rangkaian diberi beda potensial V sehingga mengalirkan muatan listrik sejumlah Q dan arus listrik sebesar I, maka energi listrik yang diperlukan,

     W = Q V dengan Q = I t

    W adalah energi dalam satuan joule, di mana 1 joule adalah energi diperlukan untuk memindahkan satu muatan sebesar 1 coulomb dengan beda potensial 1 volt. Sehingga 1 joule = coulomb × volt. Sedangkan muatan per satuan waktu adalah kuat arus yang mengalir, maka energi listrik dapat ditulis,

     W = V I t

     Berkaitan dengan yaitu hukum Ohm, maka dapat ditulis kembali,

     W = I R I t atau W = I2 R t

     Atau

     W = (V2 / R) x t

B. PERUBAHAN ENERGI LISTRIK
               
    Perubahan bentuk energi listrik selalu memenuhi hukum kekekalan energi. Hukum tersebut berbunyi  “energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah dari bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain”.

Perubahan energi listrik menjadi energi kalor misal pada solder listrik, setrika listrik, 
hair drayer, magic jar dan sebagainya. Besar energi listrik yang diubah

    W = Q

    P.t = m.c. ∆t


C. DAYA LISTRIK

     Daya listrik (P) adalah besarnya energi listrik  tiap satuan waktu
     
     P =  atau  P = V.I   atau  P = I2 R
           W = energi listrik ................................. Joule (J)
           P  = daya .............................................. watt (W)
           t   = waktu ........................................... sekon (s)
           I   = kuat arus ...................................... ampere (A)
               R  = hambatan ..................................... ohm (Ω)
     Sehingga hubungan energi dengan daya listrik adalah  

     W = P x t


D. BIAYA PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK
              
    Harga langganan listrik didasarkan pada banyak energi listrik yang digunakan oleh pelanggan listrik tersebut. Banyaknya energi dinyatakan dalam satuan kilowatt hours (kwh). Alat ukur untuk menentukan besarnya energi listrik yang digunakan disebut kWhmeter. Alat ini biasanya dipasang di rumah-rumah atau bangunan yang memanfaatkan energi listrik.

      1 kWh = 3,6 × 106 joule
Read more ...

Materi IPA Kelas 9 Kurikulum 2013

Semester I I . Sistem Reproduksi  Pada Manusia Pembelahan sel Sistem reproduksi manusia Kelainan dan penyakit pada sistem ...

Designed Template By Blogger Templates - Powered by Sagusablog